Gondanglegi – Pondok Pesantren Al-Falah Al-Makky kembali menggelar majelis keilmuan dalam rangka memperdalam khazanah keislaman. Pada Jumat, 11 September 2026, Al-Syaikh Dr. Muhammad bin Ahmad Ar-Ruqoimy melaksanakan Jalsah Ilmiyah Mubarokah di Pondok Pesantren Al-Falah Al-Makky.
Al-Syaikh Dr. Muhammad bin Ahmad Ar-Ruqoimy merupakan seorang ulama Makkah Al-Mukarramah yang tidak diragukan keilmuannya. Dr. Ar-Ruqoimy menuntaskan pendidikan doktoralnya di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir di bidang ilmu Ushul Fiqih.

Jalsah ilmiyah tersebut dihadiri oleh para santri serta alumni Pondok Pesantren Al-Falah Al-Makky. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat keilmuan, dengan para peserta mengikuti kajian secara saksama.
Dalam kesempatan tersebut, Al-Syaikh Dr. Muhammad bin Ahmad Ar-Ruqoimy mengkaji kitab Mirqatus Su’ud At-Tashdiq karya ulama besar Nusantara, Syaikh Nawawi Al-Bantani (Nawawi Banten). Kajian berfokus pada pembahasan mengenai maksiat-maksiat hati, yaitu berbagai bentuk penyakit dan perbuatan hati yang dapat menjadi penghalang bagi seorang Muslim dalam menjaga kebersihan jiwa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Tidak cukup bagi seorang pencari ilmu untuk sekedar mengerti halal dan haram. Akan tetapi seorang pencari ilmu juga harus mendidik hati dan jiwa mereka dengan pendidikan tasawuf agar menjadi baik akhlaknya,” ungkap Dr. Ar-Ruqoimy dalam kajiannya.
Pembahasan mengenai maksiat hati menjadi bagian penting dalam pembinaan akhlak dan penyucian jiwa. Para santri dan alumni diajak untuk tidak hanya memperhatikan amal perbuatan yang tampak secara lahiriah, tetapi juga memperhatikan keadaan batin serta menjaga hati dari berbagai sifat tercela seperti riya’, takabbur, ‘ujub, dan hasad.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Al-Makky, Dr. KH. Luqman Hakim, M.Pd. turut berkomentar terkait kedatangan Dr. Ar-Ruqoimy dan kajiannya di Pondok Pesantren Al-Falah Al-Makky.
“Alhamdulillah, kami bersyukur bahwasanya kita tetap semangat menuntut ilmu, bahkan dari alumni yang sudah berumah tangga dan berusia 40-an masih semangat untuk mengikuti kegiatan Jalsah Ilmiyah ini, terlebih saat ada kedatangan seorang alim besar dari Makkah Al-Mukarramah, yakni Al-Syaikh Dr. Muhammad bin Ahmad Ar-Ruqoimy Al-Qudaimy ini.”
Melalui Jalsah Ilmiyah Mubarokah ini, diharapkan para santri dan alumni Pondok Pesantren Al-Falah Al-Makky dapat semakin memperdalam pemahaman terhadap warisan keilmuan ulama, sekaligus mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.








